Kamis, 07 Agustus 2014

Hukuman Suarez di Level Klub Bisa Berkurang


Luis Suarez. © AFP

Agen Poker Online Texas Poker - Alejandro Balbi, Sekretaris dari Asosiasi Sepakbola Uruguay dan pengacara pribadi Luis Suarez, disebut mengklaim bahwa pengurangan hukuman kliennya di level klub akan lebih masuk akal dibanding sanksi yang ia terima di level Internasional, demikian menurut laporan AS.

Suarez dilarang membela Uruguay selama sembilan laga dan empat bulan terlibat dalam semua aktivitas yang ada hubungannya dengan sepakbola, yang otomatis membuat yang bersangkutan tak bisa berlatih bersama klub barunya, Barcelona.

Bagi Balbi, mengurangi hukuman Suarez di level klub jauh lebih mungkin karena hal tersebut amat berseberangan dengan hak-hak mendasar dari sang pemain. Sedangkan untuk hukuman di level Internastional, sulit mendapat keringanan karena tingkatan dari perkara yang sudah melibatkan Suarez.

Balbi kini tengah menyiapkan berkas-berkas yang ia butuhkan untuk mengajukan banding terhadap hukuman Suarez pada Agen Poker Domino pada 8 Agustus mendatang.

Gaji besar yang diterima oleh Dani Alves rupanya terlalu membebani Barcelona, hingga mereka ingin melepas sang pemain demi merekrut pemain sayap anyar, Juan Cuadrado. Demikian menurut pendapat pakar La Liga, Graham Hunter.

Alves dikabarkan sudah tidak masuk dalam rencana pelatih anyar, Luis Enrique, menyambut musim kompetisi 14/15. Di antara sekian klub yang berminat terhadap jasanya di musim panas ini, Liverpool dan PSG dikabarkan menjadi pihak yang paling mungkin mendapatkannya.

"Alves adalah pemain yang ingin segera dijual oleh Barcelona. Gajinya terlalu besar. Mereka ingin mencoretnya dari daftar penerima gaji sehingga mereka bisa membeli Cuadrado," tutur Hunter menurut laporan Agen Bola Piala Dunia.

Hunter juga mengindikasikan bahwa Alves sudah sedikit kehilangan kemampuan terbaiknya, akibat tidak mendapat peran yang ia inginkan di dalam tim.

"Alves dicoret dari beberapa laga terakhir di Piala Dunia, hal tersebut seharusnya sudah bisa membuat anda tahu. Dani Alves sering bicara mengenai bagaimana ia ingin melakukan semuanya dengan caranya. Ia masih seorang pesepakbola dan atlet yang brilian," pungkasnya.

Cristiano Ronaldo menegaskan bahwa semua latihan keras yang ia lakukan selama ini tidak semata-mata hanya untuk membuat dirinya terlihat tampan atau sedap dipandang.

Pemain Real Madrid itu belum lama ini ditunjuk menjadi sampul halaman depan majalah kesehatan terkemuka, Men's Health, dan ia diminta menjelaskan pentingnya menjaga kebugaran bagi seorang pemain profesional.

"Saya tidak berusaha keras untuk menjaga kondisi tubuh saya hanya untuk terlihat tampan atau bagus untuk pemotretan. Saya melakukannya karena ini pekerjaan saya," jelas Agen Poker Domino Online.



Wajah Cristiano Ronaldo di Men's Health Edisi Agustus 2014. (c) Twitter

"Seorang pemain harus terus menjaga kondisinya, siap untuk turun ke lapangan di setiap pertandingan dan kapanpun selama musim berlangsung. Karena itu saya harus selalu bersiap dan tidak hanya berkonsentrasi pada satu bagian tubuh, melainkan keseluruhan. Saya memilih terutama untuk fokus pada aspek mental," tutup Ronaldo.

Ronaldo saat ini sudah bergabung kembali dengan Madrid usai menjalani liburan musim panas pasca Piala Dunia 2014.

Lihat Juga Barca Lapar Akan Gelar

Minggu, 08 Juni 2014

Peninggalan Bunker Bawah Tanah Jakarta

Kota Jakarta banyak memiliki bunker peninggalan penjajah. Bunker-bunker itu ada di bawah tanah beberapa kawasan di Jakarta. Seperti apa bunker tersebut dan bagaimana sejarahnya? Pradaningrum Mijarto dari Warta Kota menuliskannya.



Sejarah Kota Megapolitan Jakarta juga berkaitan dengan keberadaan bunker (ruang bawah tanah) yang tersebar di bawah tanah kota itu. Tak hanya di kawasan Kota Tua, atau Tanjungpriuk, data yang ada menyebutkan kawasan Kramat, Kebon Sirih, hingga Meester Cornelis pun menyimpan bekas bunker di bawahnya. Ketika saya mendengar kabar ada satu lagi bunker di kawasan Kota Tua, tentu ini menjadi penggenap data tentang keberadaan bunker di bawah tanah Jakarta.

Mencari sejarah bunker di Batavia, tak seperti mencari kisah tentang bagaimana Batavia dibangun. Kisah tentang bunker, seperti keberadaan bunker itu sendiri, berada jauh terselip di dalam terbitan-terbitan, baik majalah ataupun koran yang terbit di Belanda. Tak masalah, yang penting ada sedikit data, kemudian menelusuri fakta di lapangan. Maka sekali lagi, setelah bunker di bawah Stasiun Tanjungpriuk, bunker di depan Museum Sejarah Jakarta (MSJ), kini bunker lain terkuak sedikit.



Bunker yang baru kemarin saya jenguk, berbeda dengan dua bunker lain. Bunker di bawah Jalan Kalibesar Timur (di masa lampau kawasan ini disebut Pasar Pisang) ini dalam kondisi seperti ruang-ruang perkantoran atau ruang penyimpanan barang berharga. Pintu-pintu besi pernah menjadi penjaga ruang bawah tanah ini. Ada beberapa ruangan yang terbilang luas di bunker ini. Namun tentu penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengetahui apakah bunker ini punya koneksi ke bunker lain di kawasan itu, apakah bunker ini hanya sebagai penyimpan barang berharga, atau juga sebagai ruang perlindungan manusia.

Di masa antara 1937-1942, Perang Dunia (PD) II, Pemerintah Belanda mengharuskan seluruh bangunan pemerintah membangun bunker. Selain sebagai penyimpan barang berharga, juga sebagai perlindungan saat PD II itu. Namun demikian, ternyata warga Belanda juga melengkapi rumah mereka dengan bunker. Itu terungkap dalam bukti-bukti berupa foto dan sebuah kisah khusus tentang bunker dalam majalah d'Orient. Maka bentuk dan peruntukan bunker pun jadi beragam. Untuk mengungkap keberadaan bunker, lagi-lagi ini perlu penelitian.



Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kota Tua, Candrian Attahiyyat, menyatakan, tahun ini sudah ada anggaran untuk melakukan penggalian. Boleh jadi, salah satunya adalah mengungkap keberadaan bunker di kawasan Kota Tua. "Kita belum bisa menentukan apakah bunker itu hanya untuk menyimpan barang berharga atau juga untuk perlindungan. Harus diteliti lebih dalam dari sisi arkeologi. Kalau ternyata ada lubang udara, itu berarti bunker itu berfungsi juga untuk bersembunyi," tandasnya.

Ia menambahkan, ciri-ciri bunker di kawasan tersebut, seperti yang sudah diinventarisir UPT Kota Tua, meskipun belum ada upaya pengecekan, adalah berada di bawah tangga. Demikian pula bunker yang masih menyisakan air setinggi mata kaki di bawah gedung Rotterdam Lloyd ini. Bunker dengan tinggi sekitar empat meter tersebut dalam keadaan gelap gulita, untuk turun ke bunker itu, orang tak akan menyangka sebab pintu masuknya sudah tertutup dengan timbunan kayu, rontokan tembok, dan seng.

Sejarah bangunan milik perusahaan pelayaran Rotterdam Lloyd tak terungkap banyak. Setidaknya ada tahun yang menyatakan pembangunan gedung yaitu 1938. Semoga keberadaan bunker di bangunan tua tak lantas menjadi kesempatan bagi pengejar untung belaka, dunia hiburan, yang hanya akan mengangkat hal mistis. Tak ada yang mistis di gedung tua, di dalam bunker, atau peninggalan apapun. Yang ada adalah sejarah panjang yang berhimpun, berimpitan dan menantang untuk segera diungkap.


Artikel Menarik Lainnya

Minggu, 25 Mei 2014

Asal Mula Pelacuran Di Jakarta

PokerKiuKiu Agen Judi Poker dan Domino Uang Asli Indonesia - Sebelumnya kita sudah pernah membahas Sejarah pelacuran di Indonesia yang kami dapat dari sebuah blog, penulisan yang sangat didasari oleh sumber yang jelas. Sekarang kami akan membahas Asal mula pelacuran di Jakarta yang menurut kami sangat banyak orang yang ingin mengetahui kejelasan dari asal mula pelacuran tersebut.

Praktik pelacuran diperkirakan sudah ada sejak VOC menguasai Batavia abad ke 17. Awalnya masyarakat Betawi menyebut pelacur dengan sebutan cabo. Kata ini berasal dari bahasa China Caibo yang kurang lebih berarti wanita malam. Awalnya memang praktik pelacuran banyak dijalankan oleh pendatang dari Tionghoa.

Lokalisasi pertama bernama Macao Po. Lokasinya di dekat Stasiun Kota, Jakarta. Ketika itu, pusat niaga dan keramaian memang berpusat di wilayah yang kita kenal sebagai kawasan Kota Tua. Macao Po ini merupakan lokalisasi kelas atas. Pengunjungnya adalah pejabat VOC yang memang doyan main wanita dan korupsi.

Selain itu para saudagar Tionghoa pun kerap mampir ke sana. Pelacur di Macao Po khusus didatangkan dari Makau atau Macao. Mungkin dari sinilah nama lokalisasi itu berasal. Demikian ditulis dalam Ensiklopedi Jakarta yang diterbitkan Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Pemprov DKI Jakarta tahun 2005. Lihat juga Ilmu Sihir Sadis Ganjaran Berselingkuh Di Afrika



Untuk lokalisasi kelas bawah, ada di kawasan Glodok. Jaraknya tidak terlalu jauh dari Macao Po. Letaknya ada di Gang Mangga. Para pelacur di sini beragam, mulai dari Indo, pribumi, hingga Tionghoa. Karena murah, maka pelayanan kesehatannya pun tidak terjamin. Penyakit sipilis pun menyebar hingga pada abad ke 19, penyakit sipilis juga disebut sebagai penyakit Gang Mangga.

Tapi kemudian lokalisasi Gang Mangga tersaingi dengan rumah-rumah bordil yang didirikan orang Tionghoa. Rumah-rumah bordil ini dinamakan Soehian. Tapi awal abad ke-20, lokalisasi ini ditutup karena kerap mengundang keributan.

Setelah Indonesia merdeka, pelacuran masih menjamur di Jakarta. Pusat-pusat lokalisasi yang terkenal antara lain di Gang Hauber di kawasan Petojo, Jakarta Pusat. Wali Kota Sudiro mengganti nama Gang Hauber menjadi Gang Sadar untuk mengubah citra lokalisasi ini pada pertengahan 1950-an. Tapi praktik pelacuran masih berlangsung hingga era 1980-an.

Tahun 1960-an ada lokalisasi Kaligot di Mangga Besar. Lalu Planet, di kawasan Senen Jakarta Pusat. Sementara lokalisasi kelas bawah memanjang dari Stasiun Senen sampai Gunung Sahari. Para pelacur bertarif murah ini melayani pria hidung belang di gubuk-gubuk kardus sepanjang rel kereta. Gerbong kosong pun jadi tempat esek-esek.

Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin kemudian menggusur tempat pelacuran ini. Semuanya dilokalisir di Kawasan Lokalisasi Kramat Tunggak, Jakarta Utara. Langkah Bang Ali yang seperti melegalkan pelacuran ini ditentang banyak pihak. Tapi Bang Ali cuek saja. Dia mengaku lebih baik melokalisir pelacur agar mudah dibina daripada melihat pelacur berkeliaran tanpa pengawasan.

Pada periode 1970-1980an, luas Kramat Tunggak mencapai 12 hektar. Jumlah pelacur mencapai 2.000 orang. Kebanyakan berasal dari wilayah Pantura seperti Subang, Indramayu dan Cirebon. Lokalisasi ini dikenal sebagai tempat prostitusi terbesar di Asia Tenggara.

Tahun 1999, Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso membubarkan Kramat Tunggak. Bang Yos mengubah lokalisasi ini menjadi Islamic Center. Tapi bukan berarti masalah pelacuran selesai. Para wanita malam kembali berkeliaran di jalan-jalan. Sebagian menyaru sebagai pemijat atau pemandu lagu. Saat Jakarta gelap mereka melenggok di atas aspal. Menukar cinta dengan lembaran rupiah. Pelacuran tak akan mati. Hanya berpindah tempat.

Banyak faktor yang mendorong orang terjun dalam dunia pelacuran, antara lain faktor ekonomi, sosiologis, dan psikologis. Faktor ekonomi, kebutuhan hidup semakin banyak dan dan mendesak, namun tidak dapat dipenuhi akibat tidak ada sumber penghasilan. Oleh karena itu melakukan pelacuran dianggap sebagai solusi yang instan. Faktor sosiologis, merujuk pada perkembangan dan perubuhan sosial-budaya yang begitu cepat, ikatan sosial yang renggang, dan masyarakat bersifat pragmatis, nilai-nilai sosial mengendor. Banyak anggota masyarakat yang tidak mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan jaman, mereka teralienasi dari masyarakatnya. Pelacuran dipandang sebagai jalan keluar dari alienasi tersebut. Faktor psikologis, kepribadian yang lemah dan mudah terpengaruh, moralitas yang rendah dan kurang berkembang sehingga tidak dapat membedakan antara baik dan buruk, benar dan salah, boleh dan tidak boleh, menjadi sebab-sebab timbulnya pelacuran.

Mungkin sahabat anehdidunia.com bertanya tanya mengapa kita menampilkan wajah seorang wanita di gambar atas tersebut. Siapakah wanita tersebut? mengapa setiap mencari artikel pelacuran selalu muncul wajah tersebut? admin anehdidunia.com akhirnya mendapat penjelasan tentang siapa dia. Masih berhubungan dengan sejarah Pelacuran Jakarta ini, wanita tersebut pernah membuat heboh pada waktu itu. 17 Mei 1912, Batavia heboh. Sesosok mayat wanita muda ditemukan mengapung di Kalibaru. Mayat gadis indo itu terbungkus dalam karung dan tersangkut pintu air.

Masyarakat makin heboh saat mengetahui siapa yang tewas. Namanya Fientje de Feniks, seorang pelacur yang kerap dikunjungi para pembesar dan orang kaya. Untuk ukuran saat itu, Fientje jadi idola. Wajahnya campuran Indonesia dan Eropa. Matanya besar dengan hidung mancung dan bibir sensual. Rambutnya panjang, hitam dan berombak. Saat tewas usianya belum lagi 20 tahun.

Sehari-hari, Fientje tinggal di rumah pelacuran milik Umar. Demikian ditulis dalam Ensiklopedi Jakarta yang diterbitkan Agen Taruhan Bola Piala Dunia 2014 tahun 2005. Tewasnya Fientje menjadi fokus pemberitaan koran-koran saat itu. Masyarakat penasaran dengan setiap perkembangan terbaru kasus Fientje. Komandan Polisi Batavia, Komisaris Reumpol menangani kasus ini. Reumpol memeriksa setiap saksi dengan teliti. Akhirnya dia menemukan titik terang ketika seorang pelacur teman Fientje bersaksi. Pelacur itu bernama Raonah, dia melihat langsung seorang pria bernama Gemser Brinkman mencekik Fientje dari sela-sela bilik bambu.

Brinkman bukan orang sembarangan. Dia cukup punya pengaruh di Batavia saat itu. Brinkman juga anggota Sociteit Concordia yang beranggotakan pembesar-pembesar Belanda. Wartawan Senior Rosihan Anwar menulis soal sidang Brinkman ini. Raonah sempat dituding berbohong dan memberikan keterangan palsu oleh pengacara Brinkman. Pengadilan bahkan sempat mengirim tim untuk mengecek tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan di lokalisasi milik Umar.

Raonah bersikeras pada pendapatnya. Dengan yakin dia berkata pada ketua majelis hakim. "Tuan, saya seorang perempuan, jadi saya penakut. Tapi saya katakan sekali lagi, laki-laki itu yang melakukan pembunuhan," ujar Raonah. Pengadilan akhirnya mengganjar Brinkman dengan hukuman mati. Awalnya Brinkman yakin eksekusi tidak akan jadi dilakukan. Dia berfikir tidak mungkin seorang kulit putih terhormat seperti dirinya dihukum mati hanya karena membunuh pelacur indo. Dia juga percaya pengaruh teman-temannya di Sociteit Concordia akan membantu memperingan hukumannya. Tapi Brinkman salah, pengadilan tetap berniat mengeksekusinya. Dia pun stres, dan berteriak-teriak terus dalam selnya. Akhirnya Brinkman bunuh diri dalam sel.

Ada beberapa versi soal pembunuhan ini. Ada yang mengatakan Brinkman sebenarnya tidak membunuh Fientje saat itu juga. Tetapi dia menyuruh algojo bernama Silun bersama dua anak buahnya. Silun yang akhirnya mencekik Fientje hingga tewas. Sial bagi Silun, Brinkman belum membayarnya lunas. Dia baru dibayar persekot atau uang mukanya saja. Brinkman keburu tewas saat Silun ditangkap.

Mengenai motif pun berbeda-beda. Sebagian pihak meyakini Brinkman membunuh Fientje karena cemburu. Dia sebenarnya sudah ingin menjadikan Fientje sebagai gundik, namun ternyata Fientje masih juga melayani laki-laki lain. Kisah soal Fientje ini juga ditulis dalam Novel karangan Pramoedya Ananta Toer. Di buku 'Rumah kaca', Pram juga memasukan kisah soal pembunuhan ini. Namun Pram mengganti nama Fientje de Feniks menjadi Rientje de Roo.

Rientje De FENIKS VERSI Lain

Nah, di Kalibaru inilah pada 17 Mei 1912 terjadi peristiwa yang bikin heboh. Mayat perempuan muda indo ditemukan terapung di Kalibaru. Mayat itu terbungkus dalam karung dan tersangkut di pintu air. Maka peristiwa itu pun langsung menyebar ke penduduk di pelosok Batavia. Tak ketinggalan tambahan cerita berbumbu seks dan kekerasan. Usut punya usut ternyata perempuan indo ini pekerja seks dan menghuni sebuah rumah pelacuran yang dimiliki germo bernama Umar.

Jakarta Tempo Doleo terbitan tahun 1972 mengisahkan, Komisaris Kepala Batavia Agen Poker Online Texas Poker kelabakan memecahkan misteri mayat dalam karung ini. Hasil visum menunjukkan mayat perempuan indo ini tewas dicekik. Kemudian diketahui pula nama si perempuan ini, Fientje De Feniks. Sang germo tak luput diperiksa Reumpol. Dari mulut Umar terluncurlah nama seorang tuan besar bernama Gemser Brinkman. Brinkman beken di kalangan orang-orang Belanda yang tergabung dalam Societet Concordia di Gedung Harmonie, pasalnya meneer ini memang anggota sositet ini.

Brinkman tak bisa berkutik manakala Umar menunjuk hidungnya. Tak salah lagi, Brinkman memang pelanggan Fientje. Hal ini diperkuat dengan kesaksian rekan sejawat Fientje, Raonah. "Saya melihat sendiri bagaimana meneer Brinkman membunuh Fientje," begitu kira-kira ucap Raonah. Kala peristiwa itu terjadi ia sedang berada di belakang tempat pelacuran Umar dan mendengar suara gaduh. "Lantas saya intip," lanjutnya, dari balik celah pohon bambu. Dari celah itulah ia menyaksikan Brinkman mencekik Fientje hingga tewas.

Pengadilan memutuskan si meneer bersalah dengan ancaman hukuman mati. Akhirnya karena panik, Brinkman pun buka suara. Namun sayang, suaranya tak mempan di hadapan pengadilan. Kabar yang menyebar di kalangan penduduk, ia menggunakan algojo dari kalangan penduduk pribumi. Brinkman menyuruh Pak Silun, salah seorang algojo, untuk mengambil nyawa Fientje. Silun bersama dua anak buahnya menjalankan tugas. Silun kemudian menyesal karena baru terima persekot, sisa pembayaran tak mungkin diberikan lantaran Brinkman keburu dihukum mati. Bukan cuma tak ada lagi pembayaran, Silun juga masuk bui. Sayang tak dikisahkan bagaimana nasib Silun, dihukum seumur hidup atau dihukum mati.

Referensi
PokerKiuKiu Agen Judi Poker dan Domino Uang Asli Indonesia
LigaDaun.com Agen Taruhan Bola Piala Dunia 2014
Sakaupoker.com Agen Poker Online Texas Poker Yang Terpercaya

Jumat, 02 Mei 2014

Jam Tangan Paling Mahal di Dunia

Buka-bukaan Bisnis Online Sederhana Hasil Dahsyat Modal Hemat - Jam merupakan salah satu aksesoris penunjuk waktu yang biasa digunakan sebagai aksesoris dinding atau untuk pemanis penampilan agar lebih terlihat keren dan trendy.

Selain itu, jam juga banyak dijual di pasaran dengan harga mulai dari paling murah dan paling mahal. Bahkan, beberapa jam juga dapat memiliki sebuah rekor tersendiri seperti jam paling termahal di dunia.

Karena terbuat dari bahan yang paling mewah di dunia dan memiliki bentuk yang berbeda dari pada jam lainnya ini pantas untuk dijual dengan harga yang selangit. Penasaran seperti apa sih bentuk jam paling mahal di dunia ini ?

Seperti yang dilansir dari LintasMe, inilah dia 5 jam paling mahal di dunia. Lihat juga hukuman aneh soal pornografi di beberapa negara.

1. Piaget Emperador Temple ( Harga Rp 33.000.000.000 )



Piaget Emperador Temple ini sebuah jam yang memiliki desain bentuk pyramid dengan sebuah penutup di atas bagian penunjuk waktunya dan memiliki 2 lapisan jam . Jam merupakan jam paling mahal di dunia karena terbuat dari berlian dan juga batu mulia. Untuk mendapatkan jam tangan ini kamu perlu mnegeluarkan uang sebesar Rp 33.000.000.000.

2. Patek Philippe 1953 Model 2523 Heures Universelles ( Harga Rp. 28.993.730.000 )



Patek Philippe 1953 Model 2523 Heures Universelles juga jam paling mahal di dunia yang terbuat dari bahan 18 karat emas kuning. BuahPoker Agen Poker Domino Online Uang Asli Indonesia Terpercaya Tanpa Robot Untuk dapat membeli jam tangan ini kamu perlu mengeluarkan uang sebesar Rp. 28.993.730.000. Namun jam tangan ini telah terjual pada tahun 2006 dengan sistem lelang.

3. Patek Philippe 1939 Platinum World Time ( Harga Rp 40.265.240.000 )



Patek Philippe 1939 Platinum World Time ini hanya ada satu di dunia. Jam tangan yang lebih mahal dibandingkan kedua jam tangan di atas. Jam tangan ini telah laku terjual pada tahun 2002 dengan sistem lelang dengan harga Rp 40.265.240.000 .

4. Bereguet & Fils, Paris, No. 2667 Precision ( Harga Rp. 46 miliar )



Bereguet & Fils, Paris, No. 2667 Precision telah terjualpada bulan Agustus 1814 . Jam satu ini bisa dibilang jam dengan bentuk presisi yang langka karena terbuat dari 18 karat emas. PokerKiuKiu Agen Judi Poker dan Domino Uang Asli Indonesia Jam ini laku terjual dengan harga 5000 franc atau Rp. 46 miliar.

5. Cartier Secret Watch berbentuk Phoenix ( Harga Rp 27.550.000.000 )



Jam yang satu ini sungguh terlihat mewah. Karena jam ini terbuat dari 18 karat emas putih dengan rhodium, 3,53 karat berlian dan 3,010 karat permata . Jam ini memiliki desain dengan potongan potrait cut dan briliant cut. Jam ini dijual dengan harga Rp 27.550.000.000.

Nah, itulah kelima jam paling mahal di dunia. Sungguh mewah dan harganya juga bisa mencapai selangit ya ?


Source
http://mascandu.com
http://candu-webs.blogspot.com/

Selasa, 08 April 2014

Serangga Pemegang Rekor Dunia

Serangga adalah hewan-hewan mungil namun menyimpan beraneka ragam keunikan. Lihat juga perjalanan kereta apai terindah. Serangga adalah hewan dengan spesies terbanyak di dunia. berikut ini adalah 7 serangga pemegang di dunia :

1. Serangga Paling Cantik: Sunset Moth from Malagasy

Sayap serangga ini sebenarnya tidak memiliki pigmentasi apapun. Warna yang muncul di sayapnya berasal dari refraksi cahaya dari pita-pita mikro pada sayapnya. Serangga ini aktif pada siang hari, ketika serangga dari family yang sama aktif pada malam hari. Mereka berasal dari Madagascar dan Amerika Selatan, dan sayapnya berganti warna dari biru ke hijau keemasan dan lalu ke warna kuning ketika dilihat dari sisi yang berbeda.



2. Semut Paling Berbahaya: Black Bulldog Ant of Australia

Secara literatur, semut ini diketahui pernah membunuh manusia. Serangga ini merupakan jenis yang paling primitif dari semua semut dan sangat agresif. Panjangnya sekitar 1 inchi dan dapat tumbuh hingga 2 inchi. Sesuai namanya, semut ini hanya ditemukan di Australia dan gerakannya pun sangat cepat.



3. Serangga Terbang Tercepat: Horse Fly

Serangga ini dapat terbang dengan kecepatan 90 MPH (miles per hour). Ia juga memiliki manuver yang sangat baik di udara. Ia dapat berbelok dan berganti arah dengan kecepatan cahaya. Ia juga memiliki mata yang sangat besar, dan dapat melihat dengan sudut hampir 360 derajat.



4. Serangga Terberat: Goliath Beetle

Serangga ini berasal dari keluarga scarab beetle, dan suka memakan tanaman mati. Ia memiliki panjang 2 hingga 4,3 inchi dan berat sekitar 3 hingga 3,5 oz (sekitar 28,35 gram). Mereka memainkan peran penting dalam ekosistem sebagai dekomposer.



5. Serangga Paling Mengganggu: No-See-Um

Serangga ini merupakan lalat yang sangat kecil yang berkumpul dalam sebuah kelompok dan terbang dalam arah yang tidak jelas. Mereka dapat melewati celah-celah pintu atau jendela. Mereka biasanya hidup di tempat yang ada sumber airnya. Hanya yang betina yang menggigit dan menghisap darah, dengan tujuan mendapatkan protein untuk membesarkan telur-telurnya.



6. Serangga Terpanjang: Giant Stick Insect

Panjangnya sekitar 163 mm, dan jika dihitung ketika kakinya semua terentang, panjangnya menjadi 295 mm. Pada beberapa kasus, panjangnya bisa mencapai 20 inchi. Ada lebih dari 3.000 spesies dari serangga ini yang ditemukan, dan beberapa dari mereka memiliki sayap dan dapat terbang.



7. Serangga Ternyaring: Brevisana brevis

Spesies jangkrik-krik-krik ini bunyinya dapat terdengar hingga 1 mil jauhnya. Pada jarak dekat, bunyinya dapat mencapai 120 dB. Sebagai pembanding, musik pada diskotik hanya berukuran 100 dB.




Minggu, 09 Maret 2014

Puisi Penantian Cinta Sejati – oleh Saera

Disini ku terdiam sepi
Menginginkan hal yang tak pasti
Namun itu sungguh berarti
Karena ku yakin kaulah cinta sejati yang ku nanti
Sampai kapanpun aku akan tetap menunggumu
Hingga kau benar-benar siap bersamaku
Walau hujan badai menghadang cintaku untukmu
Tapi aku yakin semua itu akan berlalu
Cinta sejati penuh dengan lika liku
Tak semudah membalikkan telapak tangan
Ibarat mendaki gunung
Yang penuh rintangan untuk mencapai puncaknya
Jika cinta berkodrat untuk bersatu
Percayalah bahwa rintangan akan segera berlalu
Dan menjadikan cinta kita untuk bertemu
Sampai akhir hayatku bersamamu

Puisi Kandas di ujung jalan – oleh Vioni Ariska

Bertahun ku nanti…
Bribukali ku ucapkan kata cinta…
Semua itu tak pernah kau hirau kan..
Hingga aku lelah,,letih karna penantian ini
Tapi aku tetap berjuang untuk mu..
Bertahun ku nanti jawaban…
Setiap jawapan itu akan ku dengar ada saja Yg terjadi..
Aku sangat letih….
Kamu tak pernah hiraukan aku
Tak pernah mengerti dengan sakit ku..
Hingga akhir nya? aku pergi untuk selama nya
Tapi…!! Aku tau…